Selasa, 07 November 2017

MEMILUKAN! Dibawah Guyuran Hujan, Bocah Berseragam TK Ini Tetap Duduk di Pinggiran Jalan Sambil Berjualan Tissue, Alasannya Tak Pulang Bikin Netizen Geram!


Liputan Viva - Hujan yang mengguyur Kota Pekanbaru dan sekitarnya Senin (6/11/2017) ternyata menyisakan pilu. Di tengah derasnya hujan, ternyata ada bocah yang tengah berjuang melawan kerasnya hidup. Bocah yang terlihat memakai seragam sekolah TK itu duduk di pembatas jalan raya yang berlokasi di Jalan Soekarno Hatta, Pekanbaru.

Tepatnya di depan SPBU sebelum simpang perempatan SKA. Bocah itu terlihat duduk sambil memegang sesuatu tanpa menghiraukan hujan dan berusaha untuk berteduh. Seorang warganet dengan akun Instagram @debiramona yang saat itu melintas bersama sang suami berhenti.

Pasangan suami istri ini merasa ada yang aneh. Merekapun mencoba menghampiri. Ternyata bocah itu duduk di tengah jalan saat hujan karena masih ingin menjajakan dagangannya. Debi Ramona dan suaminya pun mencoba membujuk anak itu untuk berteduh. Namun ditolak.

Dari percakapan mereka terungkap, jika bocah itu berjualan diduga atas permintaan dari orang tuanya. Dia tak berani pulang ke rumah karena tisu yang dijualnya belum laku. Berikut postingan lengkap bocah yang berjualan tisu di Jalan Soekarno Hatta yang diunggah ulang oleh akun Instagram @lokerriau1

Miris...
.
.
Ini cerita kemarin sore dalam perjalanan plg dg suami ditengah derasnya hujan mengguyur kota pekanbaru kami melihat seorang anak laki-laki mengenakan seragam sekolah TK sedang duduk di pembatas jalan, tepat nya dijalan soekarnohatta depan SPBU sblum simp 4 SKA.

Awalnya km tdk begitu mmperhatikan sianak. Tp stlah lwt tepat disampingnya kami merasa ada yang aneh, knp dia ttp duduk ditengah jalan tanpa ada keinginan sedikitpun utk berteduh keseberang jalan.

Km pun berhenti dr seberang jalan & meneriaki sianak utk mau kepinggir jalan dan berteduh tp dia hny mnggelengkan kepala. Lantas suami turun dan mendekati sianak yang ttp duduk dipembatas jalan tsb..

S : Ngapain disini? Kan hujan?
A : Gak ada
S : Ayo berteduh kesana? Nanti sakit..
A : ...Cuma diam..
S : Itu apa yang dipegang (Dalam plastik kresek warna hitam)
A : Tisue
S : Buat apa tisuenya?
A : Buat dijual
S : Ooo, tapi kan ini lagi hujan. Pulang dulu sana.. Mmgnya siapa yang nyuruh?
A : Mama, belum ada yang laku bg, blum boleh plg
S : Orang tuamu dimana? Bapak masih ada?
A : Ada, lagi dirumah sekarang
S : Jadi gak mau plg ni? Kalau abang beli tisuenya mau plg?
A : Kalau blum ada yg kejual blum bg, kalau abg beli mau..
S : Mana tisuenya? Brp satu?
A : Ini bg ( Sembari ngeluarin tisue yang disimpan dpn kresek hitam). Sepuluh ribu satu bg..
S : Oke abg beli tp km plg ya? Dmn rmhnya?
A : ...(cm diam sambil nunjuk ke sembarang arah)

Akhirnya sianak mau berdiri dan ikut dg suami keseberang jalan. Sya hanya berpesan agar dia gak kembali lagi ke pembatas jalan, dg langkah lesu sianak pergi.

Yang membuat prihatin itu, knp ada orang tua yang tega membiarkan anak dijalan disuruh utk berjualan ditengah hujan lengkap dg pakaian sekolahnya, sementara org tua sianak dirumah..

Kmn hati nuraninya? memanfaatkan anak sekecil itu utk mencari uang...
Haruskah anak turun kejalan mencari nafkah yang semestinya itu menjadi tanggung jawab orangtua???

Mirissss!!!!

Siapapun orang tua dari anak ini, atau kalau ada yg mengenali sianak, tlg jgn lagi dibiarkan anak tsb turun kejalan seperti ini!!! #Saveanakindonesia
#kpai #Kemensos #LPA
A post shared by Debi Ramona (@debiramona) on

Unggahan ini pun langsung mendapat reaksi dari warganet:

bagasgibran0227 Ya allah kok tega sekali..kyk di sinetron aja..ternyata ada kenyataannya..kejam tu org tua nya..

afmtvlog Seragam inget anak ya ampun....

donny_hutagalung mungkin faktor ekonomi yg membuat seperti itu. akibatnya anak kecil pun terkena dampaknya..buat orang tua kalau belum cukup modal buat nikah mending gk usah nikah lah... kasian anak yg masih kecil jadi korban.

dheenaan Sering deh liat anak tu kalau pulang kampus deket patung kuda yg deket ska min

yaniehazel Astaghfirullah,,, moga dimudahkan rezekinya ya nak..Semoga ortunya diberi hidayah supaya ga nyuruh anak jualan lg,, anak yg harusnya butuh perhatian malah dibiarkan mencari nafkah.

alexandergea20 Tega tuh orng tua

galursetiya Anak nya aja mikir keras gitu buat dapat duit, takut dimarah... Lah orang tua nya dirumah *asikkelonanhujanhujancihuy

femi_4jovem Kenapa si org tua menyuruh anaknya? Krn mereka memanfaatkam belas kasihan org lain melalui anak ini... Kta sbg org waras tentu kasihan.. Serba salah juga.. Ga kta beli kasian anaknya.. Dibeli... Org tuanya senang dan trus memanfaatkan anak2 utk dpt uang.. Nauzubillahi minzalik.


Sumber: Tribunpekanbaru.com

Senin, 06 November 2017

BIKIN GERAM! Siswa Dipukul Bertubi-tubi hingga Kepala Dibenturkan ke Dinding, Begini Kronologi Video Kekerasan Oknum Guru yang Jadi Viral Versi KPAI


Liputan Viva - Video mengejutkan ini begitu ramai diperbincangkan. Puluhan ribu orang dibuat geram usai menyaksikan adegan kekejaman tersebut. Siapa saja yang menonton video ini bakal tak habis pikir. Inilah sisi negatif dan buasnya seorang oknum guru yang tak bisa mengontrol diri.

Video ini awalnya diunggah oleh akun Facebook bernama Fery Palque pada jumat (3/11/2017).  Adegan bermula saat seorang oknum guru nampak mendekati muridya. Mengejutkan, tiba-tiba dia sudah melakukan aksi keji tersebut. Dia memukul murid sendiri secara brutal!

Sejumlah murid yang ada di kelas terbujur kaku. Mereka hanya bisa menyaksikan adegan tak pantas oknum guru yang haram ditiru! Tiba-tiba ruang kelas menjadi hening, tersisa pertunjukkan yang diperlihatkan seorang oknum guru.

Lalu muncul seorang siswa yang tergugah. Bermaksud ingin melerai, justru dia gantian yang jadi sasaran. Dia didorong hingga ke sudut kelas. Entah apa yang terjadi, oknum guru tersebut terlihat begitu sangat bengis. Sejumlah pukulan dilancarkan bak menghantam orang yang sangat dibenci.

Lalu, orang yang masih pantaskah kita sebut sebagai guru ini, kembali mendekati siswa pertama yang dipukulinya. Dia kembali menghajar siswa tersebut dengan masih penuh amarah. Hujan bogem mentah kembali terhelat. Brutalnya lagi, kaki si siswa ditarik segala hingga terjatuh ke lantai.

Kejadian ini sungguh menggelisahkan sejumlah netizen dan banyak orang tua. Atas informasi simpang-siur yang beredar, akhirnya Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mengeluarkan pers release sebagai berikut.

Ini adalah sikap KPAI terhadap video kekerasan yang menjadi viral. KPAI mengutuk keras penganiayaan oknum guru terhadap murid SMP. Mereka menyampaikan akan segera berkoordinasi dengan Mendikbud RI.

Oknum guru yang beraksi dengan brutal tersebut diketahui bernama Ma'in. Dia merupakan guru di sebuah SMP di Pangkal Pinang, Bangka Belitung. Sebenarnya, pemicu aksi brutal ini sungguh sepele. Sang murid dianggap kurang ajar hanya karena lakukan hal ini. Dia hanya memanggil nama sang guru tanpa menggunakan imbuhan 'pak'.

Kelewat batas, sang guru justru merespon dengan kalap. Murid di sebuah SMP negeri berinisial RHP kini telah terbujur lemah. Korban pemukalan harus dirawat di IGD RSUD di Kota Pangkal Pinang.

Komisioner KPAI bidang pendidikan, Retno Listyarti, mengutuk kebringasan tindakan tersebut.

"Ini sudah masuk kategori penganiayaan berat."
"Tak sekedar ditampar, tetapi murid pun dibenturkan kepalanya ke dinding."
"Diduga akibat benturan tersebut, korban akhirnya mengalami sakit di kepala."

Tak sekedar itu, oknum guru tersebut juga lakukan aksi kekerasan di hadapan para murid. Upaya murid yang melerai tindakan sang guru justru bukannya malah bikin ketegangan menurun. Justru, oknum guru tersebut makin ngawur.

Berdasarkan pers release resmi KPAI, bahkan terjadi juga pelemparan kursi.

"Guru semacam ini sangat membahayakan bagi keselamatan psikologi dan fisik anak-anak."
Ini disebabkan dirinya tak mampu mengontrol emosi.
"Yang bersangkutan harus dievaluasi secara kepegawaian oleh Dinas terkait apakah masih patut menjadi guru."

Beredar banyak versi kronologi mengenai video kekerasan oknum guru yang viral, begini versi menurut KPAI.

Informasi ini dihimpun berdasarkan kesaksian sejumlah kerabat korban. Kejadian bermula ketika korban dengan sengaja mengejek oknum guru tersebut. Sang murid memanggil nama oknum guru yang mengajar pelajaran matematika itu tanpa menggunakan imbuhan 'pak'.

Ini terjadi saat murid tersebut melewati kelas yang sedang diajar oleh oknum guru tersebut. Korban pemukulan saat itu baru saja selesai pelajaran olah raga di lapangan. Berawal dari keisengan ini, akhirnya oknum guru meresponnya dengan penuh amarah.

Dia mencari siapa murid yang memanggil namanya tanpa imbuhan 'pak'. Lalu murid yang melakukan tindakan tersebut segera mengaku. Bukannya mengapresiasi karena berbuat jujur, oknum guru justru merespon dengan melakukan aksi pemukulan dan pembenturan kepala ke dinding.Murid korban oknum guru sempat dibawa ke kantor kepala sekolah.

Selang beberapa saat, pihak keluarga kemudian membawanya ke Puskesmas Air Itam. Si murid tersebut harus dibantu bernafas menggunakan tabung oksigen. Karena merasakan pusing bertubi-tubi, keluarga segera membawanya ke rumah sakit. Ternyata, murid tersebut sempat pingsan setelah terkena pukulan. Dia akhirnya dirawat di RSUD Depati Hamzah.

Pihak keluarga tak terima dengan perlakuan oknum guru yang begitu brutal. Ada kemungkinan ini akan dilanjutkan ke ranah hukum. Atas kejadian yang memalukan ini, KPAI akan melakukan sejumlah tindaklanjut.

Akan segera dilakukan pengawasan langsung. Mereka akan menemui Mendikbud RI dan jajarannya di Kantor Kementerian Pendidkan dan Kebudayaan hari senin (6/11/2017). Pertemuan akan dilaksanakan sekitar jam 11.15 menjelang siang waktu setempat.

Agenda ini dikatakan semakin mendesak. Sebab selama 4 bulan terakhir, bidang pendidikan KPAI menerima banyak pengaduan terkait kasus kekerasan di ranah pendidikan. Luar biasanya lagi, kekerasan yang terjadi di sekolah mencapai 34 persen dari total kasus yang diterima terhitung sejak pertengahan Juli hingga awal November 2017.

Pertemuan ini dirasa penting guna melakukan koordinasi secara penanganan kepegawaian bagi sejumlah oknum guru yang melakukan kekerasan. Selain itu, penting untuk dilakukan evaluasi terkait Sekolah Ramah Anak (SRA).

Selain itu, KPAI akan berkoordinasi dengan Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Dinas Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), serta Pusat Pelayanan Terpadu Pemberdayaan Perempuan dan Anak (P2TP2A) Kota Pangkal Pinang.

Koordinasi ini dilakukan untuk membantu pemulihan trauma atas kejadian ini. Selanjutnya, jika diperlukan KPAI siap berkoordinasi dengan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) apabila keluarga murid ingin membawa kasus ini ke jalur hukum.

Berikut video aksi brutal oknum guru yang tidak mempu menahan emosi dan melampiaskan amarah secara membabi buta pada sang murid.


Bagaimana tanggapan Anda atas aksi oknum guru di atas? Silakan tuliskan pendapat Anda di kolom komentar.

Sumber: Grid.id.


Minggu, 01 Oktober 2017

BIKIN GEGER!! Hendak Buang Air, Siswi Ini Kaget Mendengar Suara Bayi di Toilet Sekolah, Setelah Dicek Ternyata..


Provinsi Kepulauan Bangka Belitung diramaikan kejadian seorang siswi sekolah menengah atas (SMA) melahirkan di toilet sekolah saat kegiatan belajar mengajar.

Dilansir Bangka Pos, pelajar yang dirahasiakan identitasnya itu, berasal dari sekolah setingkat SMA di Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka.

Ia diketahui melahirkan di dalam toilet sekolah oleh siswi lainnya yang hendak ke toilet, Kamis (28/9/2017) sekitar pukul 08.00 WIB.

Kini pelajar tersebut masih menjalani perawatan karena kondisinya masih lemah setelah melahirkan bayi berjenis kelamin perempuan seberat 2,8 kilogram.

Informasi yang dihimpun, Jumat (29/9/2017), menurut Su (keluarga dari Mi teman dekat siswi yang melahirkan di toilet), peristiwa siswi melahirkan di toilet diketahui ketika seorang pelajar di sekolah itu akan buang air kecil.

Begitu mau masuk ke ruang toilit, pelajar tersebut mendengar suara bayi di toilet sebelahnya. Setelah dicek, pelajar tersebut melihat ruang toilet banyak darah berceceran.

Ia juga menyaksikan seorang siswi berada di dalam toilet bersama bayi yang baru dilahirkan, posisinya tergeletak di lantai ruang toilet, sedangkan ari-ari (plasenta) sudah terputus dari rahim siswi yang melahirkan.

"Budak (anak) yang tahu pertama kali tadi, langsung menemui gurunya, baru setelah itu datang gurunya ke toilet untuk menyelamatkan anak (bayi) dan siswi yang melahirkan, bayinya diketahui sudah membiru, mungkin terlalu lama di lantai toilet," kisah Su.

Su mengatakan, teman-teman sekolah dan tetangga dari siswi yang melahirkan di sekolah tersebut, selama ini tidak tahu kalau dia berbadan dua.

Alasannya, siswi tersebut berbadan bongsor (gemuk besar), pakaian yang dikenakan juga selalu longgar.

Su juga mengenal siswi yang melahirkan anak di dalam toliet sekolah itu.

"Saya tahu dia, kan dia berkawan dengan keluargaku yang juga sekolah di sekolah cewek yang ngelahirkan di sekolah tadi," ujarnya.

Kepala Sekolah tempat siswi melahirkan tersebut sekolah saat dikonfirmasi mengakui ada anak didiknya yang melahirkan di toilet sekolah.

"Kemarin, saya sedang ada kegiatan sekolah, ada acara pertemuan dengan wali murid, saya diberitahu oleh guru sekolah soal kejadian tersebut, saya sempat lihat lihat sebentar," ujar Kepsek tersebut.

Kepsek menyebutkan, pihak sekolah langsung memanggil orang tua dari siswi yang melahirkan di sekolah itu.

"Kami langsung panggil orangtuanya, nggak lama kemudian tiba di sekolah, dan langsung membawanya (membawa anak/siswi dan bayi) keluar sekolah, dibawa kemana saya nggak tahu," katanya.

Pihak Polsek Belinyu juga sudah mendatangi sekolah tempat siswi itu belajar, untuk dan mengumpulkan data dan keterangan.

"Petugas Bhabinkamtibmas kami, juga sudah mendatangi rumah kediaman siswi, tapi rumah tertutup, orangtua siswi belum bisa ditemui," ujar

Kapolsek Belinyu AKP Imam Teguh Prasetyo mewakili Kapolres Bangka AKBP Johannes Bangun kepada BN, Jumat (29/9/2017).


Sumber: Tribunnews.com

Jumat, 29 September 2017

Status Terakhir Wini Saulina, Korban Kecelakaan Bus Pariwisata di Tol Cipali


LiputanViva - Wini Saulina (18) pelajar Islamic boarding school Al Ittihad, Kabupaten Cianjur yang menjadi korban kecelakaan bus pariwisata di Tol Cipali, sempat menulis status terakhir di dinding media sosial miliknya.

Hal tersebut dikatakan guru Wini, Zulfi Aditya yang langsung mendatangi rumah duka di Kampung Leuweung Lame RT 02/07, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang ketika mendengar kabar muridnya tersebut meninggal dunia.

"Jangan berharap bahagia jika masih ada orang yang menangis lalu mengadu pada Allah bahwa kitalah yang membuatnya terluka, membuatnya menangis," ujar zulfi mengutip status Wini.

Zulfi mengatakan arti yang dimaksud Wini mungkin jika ingin bahagia maka jangan menyakiti orang lain. Dinding media sosial Wini langsung dipenuhi ucapan belasungkawa dari teman dan kerabatnya.

Wini Korban Meninggal Rombongan Al Ittihad Bercita-cita Kuliah di UIN

Korban kecelakaan bus rombongan Pesantren dan Sekolah Al Ittihad Cianjur, Wini Saulina, bercita-cita kuliah di Universitas Islam Negeri Sunan Gunung Djati. Hal itu ia ungkapkan kepada kakaknya, Nurcholis (28).

"Meski pendiam saya tahu ia berkeinginan kuliah di UIN, saya tahu dia sudah daftar online waktu pulang kemarin," ujar Nurcholis ditemui di rumah duka Kampung Leuweung Lame RT 02/07, Desa Gunungsari, Kecamatan Ciranjang, Kabupaten Cianjur.

Nurcholis mengatakan orangtuanya juga merencanakan memasukkan anaknya menjadi Polwan.

Belakangan diketahui bahwa Wini baru saja menyelesaikan pesantren dan sekolah selama 6 tahun di Al Ittihad. Di mata guru-guru Al Ittihad Winni pun dikenal sosok yang pandai dan baik. Zulfi Aditya, seorang guru Al Ittihad yang mengenal sosok baik Winni, mengatakan, ia sempat mendapat pesan dari almarhumah.

"Ustaz makasih udah banyak membantu Wini alhamdulilah Wini bisa bertahan 6 tahun di sini," ujar Zulfi mengutip isi pesan muridnya yang diterima melalui pesan singkat.

Zulfi pun membalas pesan tersebut dan memberikan dorongan untuk terus melanjutkan belajar kepada Wini. "Saya balas dan sertakan doa-doa dalam balasan untuk Wini," ujarnya.


Sumber: Tribunjabar.co.id

Kamis, 28 September 2017

PENUH DRAMA, Kemiripan Cerita Romantisme Rumah Tangga 3 Seleb Ini Sama-sama Berakhir Tragis!


Jakarta Cerita rumah tangga Nafa Urbach, Nia Daniaty dan Yuni Indriayati memiliki kemiripan. Rumah tangga tiga perempuan tersebut bermasalah lantaran isu perselingkuhan. Ketiganya pun bertahun-tahun berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya, namun apa daya, ketiganya harus menyerah dengan keadaan. Saat ini, Nafa Urbach masih dalam proses perceraian dengan Zack Lee.

Apa benang merah dari drama rumah tangga ketiganya? Nafa Urbach, Nia Daniaty dan Yuni Indriyati sama-sama terluka akibat perilaku suami mereka saat itu.

1. Nia Daniaty Tak Berdaya Pertahankan Biduk Rumah Tangga dengan Farhat Abas

Nia Daniaty, selama bertahun-tahun sekuat tenaga mempertahankan rumah tangganya dengan Farhat Abbas. Sejak menikah di tahun 2002, isu tentang sisi lain Farhat Abbas mulai terbongkar.

Baru mengecap manisnya berumah tangga, seorang perempuan bernama Rita Tresnawati muncul ke media, mengakui pernah dinikahi Farhat Abbas secara agama. Dari pernikahan tersebut telah lahir seorang anak lelaki bernama Gusti Rayhan Gibayus.

Beberapa tahun kemudian beredar bukti dugaan pernikahan Farhat dengan seorang perempuan bernam Ani Muryadi. Menyudul kemudian gadis muda dari Bandung bernama Melani Sukmawati atau dipanggil Lala dan telah dikaruniai seorang anak.

Saat itu, Nia Daniaty masih tidak percaya dengan beredarnya pemberitaan dengan sejumlah bukti tersebut. Ia tetap sabar dan mendampingi Farhat Abbas, suaminya kala itu. Farhat juga sempat meminta izin untuk poligami, namun penyanyi senior itu tidak mengizinkannya.

Hingga Akhirnya Nia pun tak lagi bisa bertahan dan mengajukan gugatan cerai. Pada 4 Juni 2014, pernikahan yang sudah dikaruniai seorang anak itu harus kandas.

2. Yuni Indriyati akhirnya menyerah pada Donny Kesuma


Gonjang ganjing rumah tangga Yuni Indriyati dengan Donny Kesuma sebenarnya sudah mulai terungkap pada tahun 2004. Saat itu disebut-sebut Yuni memergoki Donny sedang berdua dengan perempuan lain bernama Vera. Namun kemelut rumah tangga tersebut rupanya bisa diselesaikan dengan cara damai.

Kesabaran hati Yuni kembali diuji, manakala di tahun 2012, beredar di media sosial, kedekatan Donny Kesuma dengan seorang perempuan yang berprofesi sebagai pramugari. Saat itu, Yuni enggan memberikan komentar. Ia memilih untuk bersabar menghadapi perilaku sang suami.

Rumah tangga Yuni dan Donny Kesuma kembali menjadi sorotan media tahun 2016, saat di media sosial beredar foto kemesraan Donny Kesuma dengan seorang perempuan bernama Wina Wihana. Yuni kemudian mencurahkan isi hatinya di media sosial.

Namun rupanya, hatinya tak lagi kuat menanggung beban. Ia akhirnya melayangkan gugatan cerai pada Donny di Pengadilan Agama Bekasi.

3. Nafa Urbach bersabar selama tujuh tahun

Secara mengejutkan, Nafa Urbach melayangkan gugatan cerai terhadap Zack Lee ke Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Selasa (19/9/2017). Padahal sebelumnya, Nafa Urbach kerap bersabar saat terjadi goncangan dalam kehidupan rumah tangganya bersama Zack. Ibu satu anak itu sempat mengungkapkan, telah menyerahkan sepenuhnya Zack dalam perlindungan Tuhan agar sadar dengan apa yang dilakukannya.

Fakta lain yang terungkap dari kisruh rumah tangga Nafa dan Zack, ternyata kemelut tersebut sudah berlangsung sejak tujuh tahun silam. Selama itu pula, diakui Nafa, ia berusaha sabar menghadapi sang suami dan tetap berusaha untuk mempertahankan rumah tangganya.

Isu perselingkuhan memang mewarnai rumah tangga Nafa Urbach dan Zack Lee. Tahun 2016, Zack dikabarka memiliki hubungan khusus dengan Nikita Mirzani. Hal tersebut lantaran beredar video mesra Zack dan Nikita Mirzani di sebuah klab malam di Bali. Nikita dan Zack kompak membantah isu tersebut.

Zack kemudian dikabarkan menjalin hubungan asmara dengan teman Nafa Urbach. Kini, Nafa tampaknya sudah tidak lagi bisa menahan gejolak dihatinya. Gugatan cerai, dijadikan alternatif obat hatinya yang tersakiti.

Rumah tangga Nafa Urbach, Nia Daniaty dan Yuni Indriyati diwarnai dengan isu perselingkuhan, seakan mengisyaratkan ada kesamaan cerita dalam kisah cinta mereka.


Sumber: Bintang.com

NGERI!! Begini Reaksi Netizen Usai Melihat Foto Setya Novanto Terbaring Lemah di Rumah Sakit yang Penuh Kejanggalan!


Liputan Viva - Viralnya foto Setya Novanto terbaring di ruang perawatan dengan berbagai alat medis mengundang reaksi netizen. Satu di antaranya tudingan ke pihak RS, Kamis (28/9/2017).

Kemarin sebuah foto jadi viral bahkan jadi bulan-bulanan netizen. Foto yang viral di Twitter bikin mengundang reaksi negatif warganet.

Banyak warganet yang beberkan kejanggalan pada foto bahkan sebagian besar menuding kalau Setya Novanto bersama istrinya sedang main akting. Ada juga yang menyebut Setya Novanto sedang main astronot-astronotan.

Pada foto tersebut tampak foto Setya Novanto dengan wajah lemah terbaring di ranjang ruang perawatan diduga sebuah rumah sakit.

Ada selang dan masker yang menutupi hidungnya, diduga selang oksigen. Ada juga selang infus yang terpasang di lengannya. Ada juga monitor rekam medis di kiri atas.

Netizen Temukan 7 Kejanggalan dalam Foto Setnov

Nah dari viralnya berita tersebut beberapa warganet yang menduga-duga bahkan berikan tudingan 'ngeri' pada dokter dan rumah sakit.

Di Twitter tautan pada postingan foto yang viral oleh akun @imanlagi misalnya ada netizen yang mempertanyakan.

"Itu RS yang memfasilitasi Setnov termasuk dokter dan perawatnya bisa dituntut pidana ga kalo terbukti sakitnya bohong? Tanya akun Chandra @speedymeter.

Beberapa netizen pada komentar-komentar di bawah tautan berita TribunWow.com, netizen bahkan menduga kalau dokter maupun pihak rumah sakit tempat Setya Novanto terlibat.

Beberapa mendesak agar hal ini diusut dan dokter maupun pihak rumah sakitnya bisa diproses hukum.

Inong Ifal: Pihak rs dn dokter di rumah sakit tersebut harus di pertanyakan tentang kesehatan stya novanto jika benar stya novanto tidak sakit pihak rumah sakit harus di selidiki..
Bisa jadi menerima suap dr stya novanto...
Rumah sakit dan dokter tersebut terlibat dlm melindungi para koruptor dlm penyelidikan...
Rumah sakit dn dokter yg terkait harus di hukum juga..
Klo gk di hukum banyak rumah sakit dn dokter akn melindungi para koruptor yg Jelas2 sudah di tetap sebagai tersangka oleh KPK..
Dan banyak para koruptor akn berakting pura2 sakit parah lagi saat mau di hukum...
Tapi semoga stya novanto benar2 sakit dan tidak kunjung sembuh2 seperti yang saat ini terjadi.

Rida Situmorang: Kroscek dia si RS mana, tuntut RS tersebut... Berarti pembodohan publik...beri sanksi

Fhé Annabelle HiMurra Sang'GadieZz-Impian: Pecat aja pihak rumah sakit yang ikut terlibat main drama,,,,,,

Netizen Tuding Setnov Main Astronot-astronotan

Diberitakan TribunWow.com sebelumnya, sebuah foto yang menunjukkan Setya Novanto di rumah sakit jadi bulan-bulanan netizen lantaran ada 7 kejanggalan yang terungkap, Rabu (27/9/2017).

Seperti dikutip dari Tribun Video, terungkapnya kejanggalan versi netizen ini berawal dari unggahan foto akun Twitter @imanlagi.

Pada foto tersebut tampak foto Setya Novanto dengan wajah lemah terbaring di ranjang rumah sakit.
Ada selang dan masker yang menutupi hidungnya, diduga selang oksigen. Ada juga selang infus yang terpasang di lengannya.

Ada juga monitor rekam medis di kiri atas. Sementara sang istri Deisti Astriani Tagor setia menemani dengan senyum yang menghiasi wajahnya.

Netizen pun kritisi foto tersebut, beberapa menuding Setya Novanto dan istri sedang main drama, ada juga yang bilang sedang main astronot-astronotan.

Berikut ini kami sudah mengumpulkan ada 7 kejanggalan versi netizen usai melihat foto tersebut.

1. Monitor yang menunjukkan garis lurus

Monitor data biasanya menunjukkan grafik denyut tapi kali ini hanya lurus. Garis lurus menimbulkan tanya warganet. Dapat dilihat di layar monitor kiri atas.

2. Angka menunjukkan 90

Indikator angka di monitor yang menunjukkan angka 90. Jika angka tersebut untuk menunjukkan kecepatan denyut nadi, maka berarti denyut nadi Setnov masih dalam batas normal.

3. Ekspresi janggal istri Setnov

Ekspresi istri Setnov yang tampak tersenyum dinilai janggal. Bukannya sedih suaminya sakit sangat parah ia malah tersenyum.

4. Alat bantu pernafasan

Alat bantu pernafasan yang hanya menutup hidung dan tidak sampai mulut dianggap janggal.

5. Selang oksigen

Netizen bingung dengan keberadaan selang oksigen sementara tabung oksigennya tak tampak.

6. Posisi ranjang

Mata Setnov terpejam sementara posisi ranjang incline. Netizen menilai hal ini janggal sedang tidur kok posisi ranjang malah agak tegak.

7. Syringe pump

Syringe pump dianggap pula janggal karena tak ada obatnya.

Berikut komentar-komentar lengkap netizen terkait kejanggalan foto tersebut.

*) Akun Twitter Water lily @ardaneswari

"Itu yang di hidung apaan si fungsinya mulutnya gak ketutup wkwkw nasal canule versi canggih ya?"
"Soal flat line memang fungsi monitor ada beberapa dan bisa digunakan secara terpisah.
90 itu nadinya berarti jelas dalam batas normal."
"Kalo emang pasien dengan diagnosis jantung mah minimal terpasang monitor jantung wkwkw la ini kaga drama mungkin terapi vertigonya."

*) Akun Dee @deean_viddry

"Elektrokardiograf-nya flat line. Koit apa gimana ni orang?"

*) Retja Pentung @RetjaPentung

"Photo ini murni acting. Posisi Setnov mata terpejam sepertinya tidur, tetapi posisi bed-nya incline. Tidak umum tidur posisi seperti itu."

*) WONG #NDESO @irwan_pjm

"Istrinya lagi senyum bahagia... lihat suaminya main astronot-astronotan."

*) Nezzar Erraldin @nezzarerraldin

"Iki opoooo ngapain ada CPAP, monitor flat, syringe pump gak ada obatnya, ibunya senyum-senyum sendiri."

Selain kejanggalan ada juga sindiran yang menohok.

*) ADBlues @Anggorodb

"Itu peralatan terbaru dari dunia kedokteran yang belum dipublikasikan, ente-ente aja pada sirik orang kaya sakitnya ginilah, loe-loe yang miskin mana bisa kaya gue."

*) Aulia Suci Maurinda @all_aulia
"Itu selang nyambungnya ke elpiji 3 kilo apa 12 kilo? #seriusnanya."


Sumber: Tribunnews.com

Senin, 28 Agustus 2017

Derita Rokayah, Korban First Travel yang Tak Kuasa Mananggung Malu Karena Gagal Berangkat Umrah!


LiputanViva - Garut - Rokayah (67), warga Kampung Tegal Jambu Desa Pananjung Kecamatan Tarogong Kaler, Kamis (24/08/2017) akhirnya meninggal dunia setelah dirawat selama kurang lebih 8 hari di RS Intan Husada Garut.

Dia adalah salah seorang korban agen perjalanan First Travel. Menurut keluarganya, Rokayah sakit karena menanggung malu setelah First Travel batal memberangkatkan dirinya umrah. Sementara berdasarkan diagnosa dokter, Rokayah sendiri menderita penyakit jantung.

"Ada rasa malu sama tetangga karena batal berangkat umrah, apalagi sudah sempat melaksanakan walimatus safar (syukuran) sebelum berangkat," ujar Rahmat Rosadi (44) anak keempat Rokayah saat ditemui di rumah duka, Sabtu (26/8/2017).

Rosadi yang tinggal di kawasan Palmerah, Jakarta Barat ini menyebutkan, sang ibu daftar umrah di First Travel melalui dirinya pada tahun 2015 lalu. Saat itu, ibunya didaftarkan berangkat bersama dirinya. Di keluarganya sendiri ada 8 orang yang batal berangkat umrah karena kasus First Travel ini.

"Dijanjikan berangkat sebelum puasa tahun ini, kemudian jadwalnya dimajukan dua hari, namun H-2 keberangkatan tiba-tiba ada pembatalan," katanya.

Menurut Rosadi, sebelum berangkat umrah, ibunya sempat melakukan selamatan di rumah dan langsung berangkat ke rumahnya di Jakarta menunggu pemberangkatan. Setelah di Jakarta dan gagal berangkat, ibunya sempat tidak mau pulang ke rumah karena malu.

"Lebaran juga di Jakarta, setelah ada pembatalan dibawa pindah-pindah saja ke rumah anak-anaknya ada yang di Banten dan di Jakarta," ucapnya.

Hingga akhirnya sebut dia, sang ibu mau pulang ke rumah di Garut. Namun, tidak lama di kota ini, Rokayah sakit hingga harus dirawat di RSU dr Slamet Garut selama beberapa hari. Setelah sempat sembuh beberapa lama di rumah ibunya kembali sakit dan dirawat di RS Intan Husada Garut hingga akhirnya meninggal dunia.

"Padahal, waktu akan berangkat sangat segar, semangat sekali, ini yang bikin saya sangat sakit hati," kata Rosadi.

Setelah ibunya batal umrah, semua keluarganya sepakat takkan membicarakan hal-hal yang berkaitan dengan umrah, karena takut ibunya teringat kembali dan terus bersedih. Namun, kondisi kesehatan ibunya terus menurun hingga akhirnya meninggal dunia.

Rosadi menuturkan, selama ini keluarganya selalu berusaha mengobati kekecewaan hati orangtuanya. Pihak keluarga selalu mengatakan kepada orangtuanya, meski batal berangkat, niatnya sudah diterima Allah SWT sebagai kebaikan.

Selamat jalan, Ibu Rokayah, semoga amal ibadah ibu dierima di sisi Allah Swt. Aamiin…


Sumber: BANJARMASINPOST.CO.ID

Kamis, 24 Agustus 2017

Terungkap Dana First Travel Lenyap Karena Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan Kerap Lakukan Ini, NAUDZUBILLAH!


Liputan Viva - Kasus penipuan jamaah umroh yang dilakukan agen perjalanan First Travel tidak lepas dari sang pemilik perusaahan tersebut. Pasangan Andika Surachman dan Anniesa Hasibuan adalah pemilik agen perjalanan First Travel.

Uang yang sudah ditransfer oleh calon jamaah umroh pun lenyap, sehingga banyak dari mereka tidak bisa berangkat menunaikan ibadah umrohnya.

Dilansir dilaman Tribunnews.com, diketahui dana First Travel yang sudah terkumpul oleh calon jamaah umroh digunakan oleh pasangan tersebut untuk investasi dan memperkaya diri. Mereka diketahui membeli properti dan juga mobil-mobil mewah.

"Iya betul, uangnya sebagian digunakan untuk beli rumah dan kendaraan, sebagian diinvestasikan, dan ada yang untuk kepentingan pribadi," kata Ketua Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Kiagus Ahmad Badaruddin.

"Investasi juga ada. Ada yang dia simpan dalam bentuk valuta asing karena dia kan bisnisnya di bidang travel ke luar negeri. Lalu, ada yang bentuk asuransi dan surat berjangka," ungkap Kiagus.

Bahkan yang lebih mengenaskan adalah, istri dari Andika Surachman, Anniesa Hasibuan diketahui suka membeli barang-barang pribadi yang bermerek dengan harga yang fantastis.

"Barang pribadi yang dibeli macam-macam, ada tas, sepatu, dan lain-lain," kata Kiagus lebih lanjut.
Hal itu diketahui dari Anniesa sendiri yang sering memamerkan barang-barang mewah tersebut lewat akun media sosialnya.

Barang-barang seperti tas merek Hermes, Chanel, Moschino, Valentino, Fendi, Dior, Louis Vuitton hingga MCM yang harganya sangat luar biasa.

Namun kuasa hukum Anniesa Hasibuan, Deski membantah bahwa mereka mengunakan dana jamaahnya untuk membeli barang-barang mewah tersebut. Menurutnya, barang-barang mewah tersebut dibeli dari keuntungan selama mereka mereka mengelola Firts Travel selama 7 tahun.

"Kalau dibilang, jangan-jangan uang jemaah dipakai? Wajarlah, keuntungan dia ada. Selama berdiri 7 tahun memang cari, makanya di situ. Tapi kalau uang jemaah dipakai, saya rasa enggak," kata Deski di kantor Bareskrim Polri, Gambir, Jakarta Pusat, 11 Agustus 2017 lalu.

"Jadi begini, memang penghasilan Andika dan Anniesa dari First Travel, wajar dong mereka menikmati," katanya. Seperti dikutip dari Tribunnews.com.

Perlu diketahui dana First Travel yang tersisa di bank saat kedok mereka terbongkar hanya Rp2,8 juta.

Sumber: Grid.id